MALANG (Depokone) – Namanya Seladi, tubuhnya masih tampak tegap, meski usianya sudah 58 tahun. Tangannya sangat cekatan ketika memilah tumpukan sampah di sebuah gudang yang terletak di Jalan Dr Wahidin, Kota Malang, Jawa Timur.
Banyak orang yang tidak menyangka jika sosok pria bertubuh tegap yang berada di antara tumpukan sampah itu adalah personel kepolisian berpangkat Brigadir Kepala (Bripka)
Sehari-hari ia berdinas di Bagian Urusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Polresta Malang.
“Kalau kawan-kawan di tempat Dinas sudah tahu dengan aktivitas saya ini,” kata Bripka Seladi, Kamis (19/5/2016).
Usaha sampingan memulung sampah ini sudah dijalaninya sejak tahun 2004 lalu. Ia tak peduli segala pembicaraan tentangnya oleh kawan-kawannya di kantor. Baginya, yang terpenting, usaha sampingannya halal dan bisa membuat dapur rumah tangganya agar tetap ngebul.
Banyak pula orang yang heran terhadap usaha sampingan pria yang bekerja sebagai polisi sejak 1978 ini. Apalagi pekerjaannya di unit lalu lintas, terutama di bagian pengurusan SIM merupakan tempat “basah”.
“Kalau gaji sebagai polisi ya dicukupkan. Ya sampeyan tahu sendiri pendapat orang, tapi saya tak pernah mau menerima meski diberi, apalagi meminta. Anak-anak saya juga ikut membantu membersihkan dan memilah,” tuturnya.
IMAN SEMBADA